Serigala

Sore itu, Serigala lapar dan ingin makan panekuk.
Lunglai, langkah menemani rasa laparnya ke toko kue dekat rumahnya.
Sesampainya serigala di toko tersebut, ia hanya duduk melihat-lihat menu.
Teringat panekuk yang dimakannya dulu, saat sedang tidak lapar.

Back in that day,
Dingin..
Hari itu dingin..
Hati serigala kacau, banyak yang ingin disampaikan pada Serigalu..
Serigalu tau, tapi diam saja. seperti biasa

Serigala bilang, panekuk tidak kenyang bila dimakan berdua.
Panekuk Serigalu sulit dimengerti rasanya, sulit untuk dinikmati bersama..
Butuh banyak air mineral dan teh tawar panas untuk bantu menelannya
Terus begitu sampai kembung

Kini angin kencang, ladang gandum hancur..
Hujan badai.. panekuk sulit dipanggang
Badai si pembawa kabar gemar berbisik
Kali ini Serigala kawannya
Ia bilang Serigalu tidak kuat makan panekuk sendiri
Tapi piringnya selalu habis
Entah siapa yang membantunya

Serigala kembali melihat menu di tangannya
Sekarang ia sudah tidak lapar..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s