Apa salahnya?

Bulan Ramadhan, bulan penuh maaf memaafkan

Tapi saya mau memulai tulisan ini dengan kemarahan.

Mungkin bukan memulai tulisan akan kemarahan, namun lebih tepatnya ingin berbicara perihal memulai sesuatu dengan kemarahan. Banyak yang bilang tidak baik melakukan sesuatu didasari atas rasa marah, amarah yang meletup-letup. Macam perut gunung berapi. Yah, apapun istilah yang mau anda pakai.

Namun bukan itu intinya,

Saya merasa sangat tidak apa-apa jika anda memulai sesuatu atas dasar amarah.

* Mulai menulis karena marah akan lingkungan yang tidak mengerti anda ( ini mungkin lagu yang tepat untuk backsound)

* Mulai menjaga pola makan karena jengah dengan ejekan orang-orang yang banyak menilai anda hanya dari penampilan

* Mulai “mencerdaskan” diri (apapun definisi “cerdas” di mata anda) karena malas dicaci tidak punya hal spesial

*Mulai produktif dalam kesendirian karena malas bergantung dengan orang-orang yang salah, yang hanya bisa menyalahkan anda

Peduli setan jika memang amarah yang menggerakkan anda.

Setidaknya anda memulai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s