Hujan Bulan Juni

Benar saja hari ini hujan
Hujan tak berperasaan yang tega membuat kau masuk angin
Jangankan masuk angin, masuk rumahmu sampai sebetispun dia mampu
Tapi aku tak peduli dengan hujan di rumahmu..

Yang aku tahu ada gadis kecil masuk angin duduk di sebelahku
Di kursi besi ini, di stasiun UI yang berangin,
Punggung kecilnya dikeroki bapak kesayangannya
Berbekal koin usang dan minyak botolan di tangan kanan,
Dan adik kecil di gendongan tangan kiri..

Ritual kerokan telah usai
Kursi besi makin basah dimuntahi hujan berangin
Tak kuat basah, merekapun berdiri lunglai menunggu kereta datang
Kereta datang, mereka pergi ke Bogor
Aku masih di sini, memunguti hati yang luruh bersama hujan..

Stasiun Duri, 1 Juni 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s